Kontraktor Luar Daerah dituntut Berdayakan Kontraktor Lokal

Berita, DPRD Bolmut83 Dilihat
banner 728x90

BINADOW.ID, BOROKO – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sartono Dotinggulo, meminta perusahaan kontraktor dari luar daerah untuk memberdayakan kontraktor lokal sebagai sub-kontraktor dalam berbagai proyek konstruksi di Bolmut. Ketua Fraksi Partai Golkar ini menyampaikan permintaan tersebut sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan kemampuan kontraktor lokal.

“Sebagai anggota DPRD, saya melihat perlunya perusahaan-perusahaan besar dari luar daerah yang mendapatkan proyek di Bolmut agar turut memberdayakan kontraktor lokal. Ini penting agar perekonomian daerah dapat berkembang dan kontraktor lokal juga bisa meningkatkan kapasitas serta pengalaman mereka,” ujar Sartono.

Ia menekankan pemberdayaan ini tidak hanya sebatas memberikan pekerjaan, tetapi juga memastikan bahwa harga yang ditawarkan kepada kontraktor lokal tidak terlalu rendah sehingga mereka masih dapat memperoleh keuntungan yang layak.

“Seringkali, kontraktor lokal dihadapkan pada harga yang terlalu murah, sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkan keuntungan. Ini tidak adil. Kontraktor luar daerah harus memahami bahwa memberdayakan kontraktor lokal dengan memberikan harga yang wajar akan mendorong perekonomian daerah dan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak,” lanjut Sartono.

Sartono juga mengingatkan pentingnya kerja sama yang baik antara kontraktor luar daerah dan lokal untuk mencapai hasil konstruksi yang berkualitas.

“Dengan bekerja sama, kita tidak hanya akan melihat proyek-proyek yang berkualitas, tetapi juga melihat pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Bolmut,” “Kita tidak ingin kontraktor lokal hanya dijadikan sub-kontraktor dengan harga yang sangat murah sehingga mereka tidak mendapatkan keuntungan yang layak. Perusahaan luar harus memberikan harga yang fair dan adil,” tegas salah satu anggota Presidium Pemekaran Bolmut ini.

Menurut Sartono, selama ini banyak proyek konstruksi di Bolmut yang dikerjakan oleh perusahaan-perusahaan dari luar daerah. Hal ini mengakibatkan kontraktor lokal sering kali tidak mendapatkan kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam proyek-proyek besar yang ada di daerah mereka sendiri.

“Kontraktor lokal kita sebenarnya memiliki potensi yang besar. Namun, mereka sering kali tidak mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka karena dominasi perusahaan dari luar daerah. Oleh karena itu, saya meminta perusahaan-perusahaan tersebut untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada kontraktor lokal sebagai sub-kontraktor dengan harga yang menguntungkan,” tambahnya.

Sartono menekankan, dengan memberdayakan kontraktor lokal, selain dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di Bolmut, juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. “Dengan melibatkan kontraktor lokal, kita bisa menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan tentunya memperkuat perekonomian daerah,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat turut mengawasi pelaksanaan proyek-proyek konstruksi agar melibatkan kontraktor lokal sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Pemerintah daerah dan instansi terkait perlu memastikan bahwa setiap proyek konstruksi yang ada di Bolmut memberikan kesempatan yang adil bagi kontraktor lokal. Ini adalah langkah penting untuk membangun daerah kita secara berkelanjutan,” tutup Sartono.

Penulis: Ramdan Buhang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *